Path: Top Tesis Manajemen Pemasaran

Analisis persepsi dari sikap konsumen terhadap minuman teh dalam kemasan botol merek frestea di kota bogor/ -- 2005

Consumer Perception and Attitude Analysis of Frestea in Bogor

Master Theses from MBIPB / 2010-07-14 18:56:05
Oleh : Fiana Ratri , MB-IPB
Dibuat : 2008-10-11, dengan 10 file

Keyword : Minuman Teh dalam Kemasan Botol, Frestea, Persepsi, Sikap Konsumen, Atribut, Analisis Cochran, Analisis Biplot, Analisis Sikap Multi Atribut Fishbein.
Subjek : MANAJEMEN PEMASARAN
Nomor Panggil (DDC) : 15(28) Rat a

RINGKASAN EKSEKUTIF

FIANA RATRI, 2005. Analisis Persepsi dan Sikap Konsumen terhadap Minuman Teh dalam Kemasan Botol Merek Frestea di Kota Bogor.

Di bawah bimbingan RITA NURMALINA dan MA'MUN SARMA.

Salah satu jenis produk minuman ringan yang cukup dikenal di Indonesia adalah minuman teh yang hingga saat ini dikonsumsi oleh 79 persen penduduk Indonesia. Perkembangan konsumsi teh di Indonesia diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan pertambahan jumlah penduduk. PT. Sinar Sosro dengan produk andalannya yaitu Teh Botol Sosro merupakan ancaman serius bagi PT. Coca Cola Amatil ( PT.CCA ) yang memproduksi produk-produk minuman berjenis kola. Keberhasilan PT. Sinar Sosro sangat menarik minat perusahaan-perusahaan pesaingnya, salah satunya PT. CCA untuk ikut bermain dalam pasar tersebut. PT. CCA menunjukkan keseriusan untuk mengambil posisi pemimpin pasar dari PT. Sinar Sosro dengan mengeluarkan produk minuman teh dalam kemasan botol dengan merek Frestea pada tahun 2002. Hal ini menyebabkan persaingan pada industri minuman teh dalam kemasan botol di Indonesia berlangsung dengan ketat.

Di pasaran banyak be redar berbagai merek minuman teh dalam kemasan botol, sehingga salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keunggulan bersaing adalah dengan menawarkan produk yang dapat memenuhi harapan dan keinginan konsumen. Untuk mengetahui apakah suatu produk sudah mampu memenuhi harapan dan keinginan konsumen maka dapat diukur melalui persepsi dan sikapnya terhadap produk tersebut. Pemahaman tentang persepsi dan sikap konsumen bagi pemasar akan sangat penting dibandingkan pengetahuan mereka tentang realitas suatu obyek.

Kemampuan untuk memahami keseluruhan dari persepsi konsumen akan membantu pemasar untuk mencari faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen untuk membeli produk (Schiffman dan Kanuk, 1994).

Tujuan dari penelitian ini adalah : (1) Mengidentifikasi atribut-atribut produk apa yang menjadi pertimbangan konsumen dalam mengkonsumsi Minuman teh dalam kemasan botol, (2) Menganalisa persepsi dan sikap onsumen terhadap atribut-atribut produk yang terdapat pada minuman teh dalam kemasan botol merek Frestea dan (3) Merumuskan implikasi manajerial bagi perusahaan dalam menghadapi persaingan.

Penelitian ini dilakukan di Bogor sebagai salah satu bagian dari sales center PT. CCA Indonesia. Sales center memiliki peran untuk meningkatkan penjualan dalam wilayahnya, di antaranya dengan mempelajari persepsi, sikap dan perilaku konsumennya dalam mengkonsumsi minuman teh dalam kemasan botol khususnya merek Frestea. Waktu penelitian dimulai pada bulan Desember 2004 hingga bulan Februari 2005. Pengumpulan data primer dilakukan melalui survei terhadap responden yang merupakan representasi populasi penduduk Kota Bogor.Teknik pengambilan contoh yang digunakan dalam penelitian ini merupakan kombinasi teknik probability sampling dan non -probability sampling dengan jumlah contoh sebesar 100 orang. Jumlah contoh pada setiap kecamatan ditentukan secara proporsional.

Pengambilan unit-unit contoh dilakukan pada para penghuni perumahan penduduk yang terletak di setiap kecamatan.
Pemilihan para penghuni perumahan penduduk dilakukan sebagai Pepresentasi dari populasi warga Kota Bogor dalam penelitian ini.

Penentuan nama perumahan yang dipilih dilakukan secara probabilistik, yaitu dengan teknik acak sistematis (systematic random). Setiap kecamatan diambil dua nama perumahan sehingga diperoleh 12 nama perumahan.

Setelah nama perumahan diketahui maka selanjutnya adalah menentukan rumah yang didatangi. Penentuan rumah-rumah yang didatangi dilakukan dengan menggunakan nomor rumah berdasarkan nomor rumah genap dan ganjil secara probabilistik, yaitu dengan teknik acak sistematis (systematic random).Pemilihan responden sebagai unit contoh dilakukan secara convenience berdasarkan kesediaan responden untuk diwawancarai.

Wawancara terhadap responden dilakukan hingga jumlah kuota contoh terpenuhi.

Berdasarkan hasil penelitian diperoleh atribut-atribut yang menadi pertimbangan konsumen dalam mengkonsumsi minuman teh dalam kemasan botol. Atribut-atribut itu adalah : (1) harga, (2) volume atau isi, (3) aroma, (4) citarasa teh murni, (5) variasi rasa, (6) rasa manis, (7) rasa pahit getir, (8) merek terkenal, (9) kemudahan memperoleh dan (10) kebersihan botol, isi dan tutup. Kesepuluh atribut ters ebut memiliki persepsi kepentingan yang berbeda menurut responden. Berdasarkan hasil pemetaan persepsi responden diperoleh gambaran persepsi responden di mana Frestea dinilai unggul pada atribut kebersihan botol, isi dan tutup, volume dan variasi rasa, sedangkan Teh Botol Sosro dinilai unggul pada atribut harga, aroma, citarasa teh murni, rasa manis, rasa pahit, merek terkenal dan kemudahan memperoleh. Berdasarkan hasil analisisiplot dapat dibuat positioning produk Frestea dibandingkan dengan Teh Botol Sosro berdasarkan atribut-atribut produk.

Positioning atribut produk yang melekat pada Frestea adalah kebersihan botol, isi, dan tutup, volume dan variasi rasa. Hasil analisis sikap multi atribut Fishbein terhadap Frestea dan Teh Botol Sosro menunjukkan nilai skor sikap total Frestea sebesar 127,62 ebih kecil dibandingan Teh Botol Sosro sebesar 143,7. Bagi produsen
Frestea hal ini mengindikasikan bahwa Frestea kurang disukai oleh konsumen dibandingkan dengan Teh Botol Sosro. Implikasi manajerial dari hasil penelitian ini adalah : (1) Produsen yang mengetahui persepsi responden terhadap atribut yang dianggap penting akan memfokuskan dalam memperbaiki kinerja atribut yang telah ada dan bahkan meningkatkan kinerja atribut untuk masa yang akan datang, (2) Berdasarkan hasil pemetaan persepsi maka manajemen perusahaan harus dapat mempertahankan kinerja atribut kebersihan botol, isi dan tutup, volume dan variasi rasa pada Frestea yang dipersepsikan tinggi oleh konsumen. Hasil analisis biplot diperoleh posisi relatif atribut
produk yang melekat pada Frestea yaitu kebersihan botol, isi, dan tutup, volume atau isi dan variasi rasa. Atribut-atribut tersebut terutama atribut variasi rasa dapat
menjadi kekuatan dari Frestea sehingga untuk membedakannya dengan produk pesaing maka manajemen perusahaan harus secara aktif

mengkomunikasikan kekuatan tersebut sebagai bagian dari strategi diferensiasi kepada konsumen. Manajemen perusahaan melakukan komunikasi kekuatan atribut-atribut produk Frestea sebagai bentuk dari edukasi terhadap konsumen dengan membagikan contoh produk secara gratis, dan (3) Manajemen perusahaan dapat melakukan usaha untuk mengubah sikap konsumen terhadap produk Frestea yang kurang disukai dibandingkan Teh Botol Sosro. Langkah produsen Frestea untuk
mengubah sikap konsumen untuk lebih menyukai produk Frestea terutama terhadap atribut-atribut yang memilki nilai skor sikap atribut yang lebih rendah dibandingkan Teh Botol Sosro. Usaha-usaha pemasaran dapat dilakukan terhadap atribut-atribut citarasa teh murni, aroma dan kemudahan memperoleh. Manajemen perusahaan dapat melakukan edukasi kepada konsumen mengenai kenikmatan mengkonsumsi minuman teh dalam kemasan botol dengan aroma melati serta mengintensifkan usaha -
usaha pemasaran dengan tujuan meningkatkan sikap konsumen terhadap merek Frestea. Usaha-usaha pemasaran itu adalah meningkatkan promosi atau iklan yang mengaitkan terhadap even, grup, individu dengan sasaran utama kaum muda sebagai target market dan peningkatan distribusi disetiap titik penjualan untuk menjamin ketersediaan produk Frestea.

Deskripsi Alternatif :

Consumer Perception and Attitude Analysis of Frestea in Bogor Fiana Ratri

PT Coca Cola Amatil is a big company in Indonesia that produces several drink

products. One of its product, is Frestea, which covers 15 % of the market share in ready to drink tea sector. Frestea, is placed in the second position from its competitor, Teh Botol Sosro.The company has implemented and evaluate the consumer perception and attitude
of Frestea so that the company can formulate marketing strategy to fit consumer behavior.The purpose of this study was to analyze the product attributes influencing
consumer decision making of brand choice and consumer perception and attitude of Frestea. The data were collected from 100 respondents living in Bogor. Cochran, Biplot and Multiattribute Fishbein were used to analyze the data. The result of this study were package hygiene, easyness to get and real tea flavor were the most important attributes that were considered by consumer in selecting ready to drink tea brand. Frestea's
attributes that are related in consumer perception were package hygiene, flavor variation nd volume. Consumer attitude analysis shows that Teh Botol Sosro is the product that onsumer like better than Frestea. The suggestion to the company is that they should
educate the consumer by promoting the difference of Frestea than other ready to drink tea or to promote which attract consumer to choose Frestea and to improve the product distribution.


Copyrights : Copyright @ 2001 by Graduate Program of Management and Business - Bogor Agricultural University (MB IPB). Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherMBIPB
OrganisasiM
Nama KontakPerpustakaan MB-IPB
AlamatGed. MB-IPB, Jl. Raya Pajajaran
KotaBogor
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon+62 251 8313813
Fax+62 251 8318515
E-mail Administratorperpus{at}mma.ipb.ac.id
E-mail CKOadmin{at)mb.ipb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Nurmalina, Rita; Sarma, Ma'mun, Editor: Perpustakaan MB-IPB

Download...